Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Jenis Warna Pada Tempat Sampah Beserta Fungsinya

Sampah merupakan masalah yang harus dihadapi oleh semua negara, terutama di Indonesia di mana volume sampah terus meningkat setiap hari. Salah satu cara untuk mengelola sampah dengan lebih baik adalah dengan melakukan pemilihan dan pemisahan sampah sesuai dengan jenis dan sifatnya. 

 
Sampah dapat diolah dengan berbagai cara, seperti dengan menjadikannya bahan baku untuk produk baru melalui proses daur ulang. Dengan memisahkan sampah sesuai dengan jenisnya, kita dapat memudahkan proses pengolahan sampah dan meningkatkan efisiensinya. 
 
Untuk membantu proses pemilihan sampah, tempat sampah yang terpisah sesuai dengan jenis sampahnya dapat digunakan. Setiap tempat sampah biasanya memiliki warna yang berbeda untuk menunjukkan jenis sampah yang boleh dimasukkan ke dalamnya. Beberapa warna yang umum digunakan adalah hitam untuk sampah umum, biru untuk sampah yang dapat didaur ulang, kuning untuk sampah medis atau berbahaya, dan hijau untuk sampah organik. 
 
Warna Tempat Sampah

 
 
Warna tempat sampah biasanya tergantung pada tujuannya. Beberapa warna yang umum digunakan untuk tempat sampah adalah:


1. Hijau

Tempat sampah berwarna hijau biasanya digunakan untuk sampah organik yang dapat diurai oleh alam, seperti sisa makanan atau potongan-potongan tanaman.

2. Hitam

Tempat sampah berwarna hitam biasanya digunakan untuk sampah umum yang tidak dapat didaur ulang.

3. Biru

Tempat sampah berwarna biru biasanya digunakan untuk sampah yang dapat didaur ulang, seperti kertas, plastik, dan logam.

4. Kuning

Tempat sampah berwarna kuning biasanya digunakan untuk sampah medis atau sampah berbahaya lainnya yang perlu dihancurkan dengan cara khusus.
    


Perlu diingat bahwa warna tempat sampah mungkin berbeda di setiap tempat, jadi pastikan untuk memperhatikan tanda-tanda atau informasi yang diberikan di tempat sampah untuk mengetahui jenis sampah yang boleh dimasukkan ke dalamnya.