Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengenal Cloud Computing: Sejarah, Karakteristik, Jenis-jenis, dan Kelebihannya

Cloud Computing

Komputasi awan atau komputasi awan adalah model layanan komputasi yang memungkinkan pengguna untuk mengakses sumber daya komputasi seperti jaringan, server, aplikasi, dan layanan lainnya melalui Internet. Dalam komputasi awan, pengguna tidak perlu memiliki sumber daya komputasi sendiri, tetapi dapat menggunakan sumber daya yang disediakan oleh penyedia layanan awan. Layanan cloud computing telah menjadi sangat populer dan banyak digunakan oleh bisnis dan organisasi di seluruh dunia. 


Sejarah Cloud Computing

Komputasi awan tidak datang secara alami, itu berakar pada evolusi teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang telah berkembang selama beberapa dekade. Konsep komputasi awan pertama kali diperkenalkan pada 1960-an oleh ilmuwan komputer J.C.R Licklider, yang bermimpi menciptakan "jaringan komputer intergalaksi".

Pada tahun 1990-an, model komputasi grid muncul sebagai evolusi komputasi paralel, yang memungkinkan banyak mesin terhubung bersama ke dalam jaringan dan dapat bekerja sama dalam pemrosesan data. Konsep inilah yang kemudian menjadi dasar pengembangan cloud computing.

Namun, komputasi awan baru menjadi populer di akhir tahun 2000-an ketika Google, Amazon, dan Microsoft memperkenalkan layanan awan mereka sendiri. Sejak saat itu, komputasi awan terus berkembang dan menjadi sangat populer di kalangan bisnis dan organisasi. 


Karakteristik Cloud Computing

Cloud computing memiliki beberapa karakteristik tertentu yang membedakan dari sistem komputasi tradisional diantaranya yaitu:

1. Dapat diakses melalui internet

Layanan Cloud Computing diakses melalui Internet, sehingga pengguna dapat mengakses sumber daya dari mana saja selama terhubung dengan Internet.

2. Skalabilitas

Layanan cloud computing dapat menyesuaikan diri dengan kebutuhan user atau pengguna terlebih dalam hal kapasitas maupun fungsi.

3. Pembagian sumber daya

Sumber daya komputasi umum seperti server, jaringan, dan aplikasi, dapat dibagi pada banyak pengguna, sehingga pengguna tidak perlu memiliki sumber daya sendiri.

4. Melepas ketergantungan dari perangkat keras

Dalam sistem cloud computing, pengguna tidak perlu memiliki perangkat keras sendiri karena semua sumber daya komputasi sudah disediakan oleh penyedia layanan cloud tersebut.

5. Biaya yang efektif

Layanan cloud computing membayar hanya untuk sumber daya atau besar kapasitas yang mereka gunakan, sehingga pengguna tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar untuk membeli perangkat keras sendiri.


Jenis-Jenis Cloud Computing

1. Public Cloud

Layanan komputasi awan disediakan oleh penyedia layanan publik seperti Amazon Web Services (AWS), Microsoft Azure, dan Google Cloud Platform. 

2. Private Cloud

Layanan cloud computing disediakan secara eksklusif untuk organisasi atau bisnis dan tidak dapat diakses oleh pihak ketiga. 

3. Hybrid Cloud

Hybrid Cloud adalah Jenis cloud computing yang menggabungkan antara public cloud dan private cloud. Dalam hybrid cloud, aplikasi dan data disimpan pada infrastruktur private cloud, sementara data yang lain dapat disimpan pada public cloud.

4. Community Cloud

Community Cloud adalah Layanan cloud computing yang digunakan secara bersama oleh beberapa organisasi atau instansi perusahaan yang memiliki persyaratan serupa. Community cloud biasanya digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan mempercepat waktu pemrosesan data.


Karakteristik Cloud Computing

Beberapa karakteristik utama dari teknologi cloud computing diantaranya yaitu :

1. On-demand self-service

Pengguna clodu computing dapat mengakses layanan sesuai kebutuhan tanpa memerlukan bantuan dari penyedia layanan.

2. Broad network access

Layanan cloud computing dapat dengan mudah diakses melalui jaringan internet dari mana  dan kapan saja selama tersambung dengan jaringan internet.

3. Resource pooling

Sumber daya komputasi pada cloud computing seperti CPU, memori, dan penyimpanan dapat dikelola secara efisien untuk sesuai dengan kebutuhan user.

4. Rapid elasticity

Layanan cloud computing dapat menyesuaikan kapasitas komputasi sesuai dengan kebutuhan dari pengguna.

5. Measured service

Pengguna layanan cloud computing hanya membayar layanan yang digunakan, sehingga meminimalkan biaya operasional.


Kelebihan Cloud Computing

Beberapa kelebihan utama dari teknologi cloud computing diantaranya :

1. Skalabilitas

Layanan cloud computing dapat dengan mudah disesuaikan dengan kebutuhan bisnis dan strategi yang berubah secara dinamis.

2. Hemat biaya

Layanan cloud computing dapat membantu mengurangi biaya operasional dan infrastruktur IT.

3. Akses global

Layanan cloud computing dapat diakses secara global, sehingga memungkinkan pengguna dapat bekerja secara remote dari mana saja.

4. Keamanan data

Layanan cloud computing menyediakan tingkat keamanan yang lebih tinggi daripada infrastruktur pada on-premise.

5. Efisiensi

Layanan cloud computing dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas operasional dengan menyediakan akses yang lebih cepat dan mudah ke sumber daya dan layanan.